Dalam buku ini penulis menjelaskan bahwa alam adalah kumpulan tanda-tanda kebesaran Allah, sehingga sains dan agama tidak dapat dibenturkan. Sebaliknya sains dan agama nyata sekali merupakan ungkapan yang berbeda dari kebenaran yang sama. Pikiran seharusnya dicerahkan oleh sains, sementara hati kita perlu penerangan agama. Buku ini berisi bagian-bagian terpilih.
Buku ini membahas antara lain tentang ; Asal-usul tasawuf dalam Islam, Tasawuf Sunni dan Filsafat, iluminasi dan tasawuf filosofis, wahyu dan kenabian menurut filosof sufi, kenabian bisa dicapai dengan usaha, pemikiran tentang wahyu diri sendiri, batalnya argumentasi ihwal kenabian yang disamakan dengan perdukunan, Gila, Sihir, kebebasan bertindak, dan realisasi pemikiran tentang mukjizat.
Buku ini di awali tentang tanah Arab sebelum Islam sampai wafatnya Rasulullah saw, serta hadis hadis yang berkenaan dengan pribadi dan budi pekerti Rasulullah saw.
Buku ini membahas tentang Sirah ( perjalanan Hidup) sahabat-sahabat Nabi diantaranya, Abu Bakar r.a, Umar bin Khattab, ustman bin Affan ra, Khalid bin walid ra, serta Imam bin Abdul Aziz.
Buku ini membahas bagaimana kumpulan hadis yang ada, mulai ditulis dan berpa lama diperlukan untuk menjadikannyasebagai suatu laporan ucapan, perilaku, dan persetujuan Nabi dalam bentuk tertulisnya. Apa yang terjadi pada hadis di awal-awal penulisannya, bagaimana sikap Rasulullah terhadap penulisan sunnah nya, bagaimana pula sikap sahabatdalam hal ini, adalah sebagian pertanyaan yangcoba di jaw…