Text
Keluarga Gerilya : Kisah keluarga manusia dalam tiga hari tiga malam
Buku ini mencakup tentang:
1. Amilah tua dan anak-anaknya
2. Fadjar merah
3. Tamu di pagi buta
4. Pagi jang tjemerlang
5. Mendjari anak hilang
6 Pengakuan
7. Kabar maut
8. Aku tak djidjik melihat tuan
9. Ratni
10. Berita dari pendjara
11. Kajusula
12 Amilah
13. Mereka jang tinggal
Novel ini merupakan sebuah narasi tragis yang berlatar belakang revolusi kemerdekaan Indonesia melawan penjajahan Belanda di Jakarta. Kisahnya berfokus pada dinamika dan kehancuran sebuah keluarga Jawa yang terkoyak oleh perbedaan simpati politik dan kekejaman perang dalam rentang waktu yang sangat singkat, yakni tiga hari tiga malam.
Tokoh utama, Saaman, adalah seorang pejuang gerilya yang ditangkap setelah melakukan berbagai aksi sabotase dan pembunuhan terhadap tentara Belanda demi kemerdekaan bangsanya. Melalui perspektif psikologis, novel ini menggambarkan konflik batin Saaman antara keinginan untuk memerdekakan bangsa dan kerinduan untuk melihat keluarganya hidup bahagia. Di sisi lain, kehancuran keluarga tersebut diperburuk oleh watak dan perilaku orang tua mereka, Kopral Paidjan dan Amilah, yang menciptakan atmosfer rumah tangga yang suram.
Secara tematik, Pramoedya tidak hanya menyajikan nilai patriotisme dan perjuangan kemerdekaan, tetapi juga mengeksplorasi sisi humanisme tentang penderitaan, pengorbanan, dan konsekuensi tragis dari perang yang melumpuhkan sisi kemanusiaan. Novel ini menjadi kolase peristiwa fiktif yang memiliki jejak historis kuat, mencerminkan betapa kompleksnya identitas dan kesetiaan di masa transisi kekuasaan
Tidak tersedia versi lain