Al-'Ashar; Kunci Peradaban Menurut Sayyid Qutub
Buku ini berargumen bahwa kemajuan atau keterbelakangan sebuah kelompok manusia bukan disebabkan oleh waktu itu sendiri, melainkan oleh bagaimana manusia mengisi waktu tersebut. Penulis menggunakan perspektif tokoh pemikir Mesir, Sayyid Qutub, dalam menafsirkan Surat Al-'Ashr sebagai sebuah "jawaban komprehensif" bagi seluruh permasalahan manusia.
Poin-poin utama yang dibahas meliputi:
Hakikat Waktu & Peradaban: Menjelaskan bahwa waktu bersifat netral; peradaban baru akan tercipta ketika manusia menjalankan pilar-pilar keimanan dan amal saleh di dalam waktu yang tersedia.
Kritik Terhadap Peradaban Modern: Berdasarkan pemikiran Sayyid Qutub, peradaban tidak boleh hanya diukur melalui kemajuan ekonomi dan teknologi saja, tetapi harus berlandaskan pada nilai-nilai ketuhanan (Akidah).
Urgensi Surat Al-'Ashr: Mengutip pernyataan Imam Syafi'i bahwa Surat Al-'Ashr sudah cukup menjadi petunjuk bagi manusia, buku ini menguraikan bagaimana empat pilar (Iman, Amal Saleh, Nasihat dalam Kebenaran, dan Kesabaran) adalah kunci mutlak menuju kemapanan peradaban.
Transformasi Individu ke Kolektif: Bagaimana penggunaan waktu yang produktif oleh individu-individu beriman akan berakumulasi menjadi kekuatan peradaban yang besar.
Tidak tersedia versi lain